Kebanyakan dari kita menganggap enteng sampah, bahkan kepada orang orang pemungut sampah (pemulung). Selain itu kita juga terkadang memandang rendah kepada pedagang jual-beli barang bekas atau rongsokan sisa perabotan dan peralatan rumah tangga seperti ; Besi, Aluminium, Timah, Tembaga, Plastik, Karton, Duplek, Koran, Kertas HVS, Kaleng dan sebagainya. Pernahkah kalian berfikir disebalik penampilan nya? Saatnya kita harus berfikir dan menghayati terlebih dahulu tentang betapa sulitnya persoalan sampah jika sudah tidak terkelola dengan baik, mungkin kita sudah mengetahui tetapi seolah-olah tidak tahu. Misalnya ; sampah anorganik, yang mana sampah tersebut butuh waktu lama untuk bisa mengurai bahkan bisa merusak lingkungan oleh zat kimia yang terkandung di dalamnya. Mungkin di daerah kalian sampah belum menjadi topik dan permasalahan utama, tapi sebaiknya kita jangan lengah. Karena kota-kota besar seperti Jakarta yang megah, canggih dan modern saat ini harus berfikir dan b...
Sampah organik adalah sampah atau limbah yang berasal dari makhluk hidup yang ada di dunia, seperti tumbuhan, hewan, manusia, atau berbagai turunan dan hasil olahan dari hal-hal itu. Sampah jenis ini akan terurai secara alami dengan bantuan bakteri pembusuk yang ada di alam. Sampah organik ini apabila dikelola secara benar akan menghasilkan produk yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Contoh pemanfaatan dari sampah organik ini adalah pembuatan pupuk kompos yang dapat digunakan dalam sektor pertanian. Proses penguraian sampah organik pun lebih pendek dibandingkan dengan sampah anorganik. Sebagai perbandingan : Daun-daun (organik) hanya butuh paling lama 6 bulan untuk terurai jika dikubur ke dalam tanah, hasil penguraiannya pun tidak akan mencemari tanah dan sekitarnya. Botol plastik bekas air mineral akan butuh 10-50 tahun kalau cara yang sama diterapkan dan hasil proses penguraian berbahaya bagi tanah karena mengandung zat kimia pencemar Itulah mengapa sampah o...